S.T.B.M (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)


Apa itu STBM ?.....




STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

STBM ini mempunyai 5 Pilar :

  1. Stop Buang Air Beser Sembarangan
  2. CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun 
  3. PAM-RT (Pengelolaan Air Minum Rumah Tangga)
  4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
  5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga

Pilar Pertama menyebutkan

STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN
(STOP BABS)

Berbagai alasan digunakan oleh masyarakat untuk buang air besar sembarangan, antara lain anggapan bahwa membangun jamban itu mahal, lebih enak BAB di sungai, tinja dapat untuk pakan ikan dan lain-lain, yang akhirnya dibungkus sebagai alasan karena kebiasaan sejak dulu, sejak anak-anaksejak nenek moyang, dan sampai saat ini tidak mengalami gangguan kesehatan.


Alasan dan kebiasaan tersebut harus diluruskan dan dirubah karena akibat kebiasaan yang tidak mendukung pola hidup bersih dan sehat jelas-jelas akan memperbesar masalah kesehatan. Disisi lain bilamana masyarakat berperilaku higienis, dengan membuang air besar pada tempat yang benar, sesuai dengan kaidah kesehatan, hal tersebut akan dapat mencegah dan menurunkan kasus-kasus penyakit menular. Dalam kejadian diare misalnya, dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi dasar, dalam hal ini meningkatkan akses jamban keluarga, akan dapat menurunkan kejadian diare sebesar 32%.

Mengapa harus STOP BABS ?

Tinja atau kotoran manusia merupakan media sebagai tempat berkembang dan berinduknya bibit penyakit menular (misal kuman/bakteri, virus dan cacing). Apabila tinja tersebut dibuang di sembarang tempat, misal kebon, kolam, sungai, dll maka bibit penyakit tersebut akan menyebar luas ke lingkungan, dan akhirnya akan masuk dalam tubuh manusia, dan berisiko menimbulkan penyakit pada seseorang dan bahkan menjadi wabah penyakit pada masyarakat yang lebih luas.

Hal yang penting dalam memutus transmisi bakteri dari kotoran tinja adalah dengan pengamanan pembuangan kotoran/tinja, sehingga tidak terjadi kontak atau hubungan antara tinja dengan manusia.


Prilaku Buang Air Besar Sembarangan itu merupakan salah satu tindakan yang sangat sulit untuk di rubah, namun walaupun demikian prilaku tersebut tetap harus dirubah bahkan di hilangkan secara perlahan. 


Comments